Jadwal Sholat

jadwal-sholat

Search

Kamis, 21 Mei 2015

LTE Random Access Procedure

Sekilas tentang Random Access Procedure (contention based)



Langkah pertama :

  • UE memilih 1 dari 64 RACH preamble yang tersedia  
  • UE harus menginformasikan identitasnya ke jaringan dengan menggunakan RA-RNTI (Random access radio network temporary identity). RA-RNTI ditentukan dari time slot number dimana preamble dikirimkan.
  • Jika UE tidak menerima respon dari enode B, maka yang dilakukannya adalah meningkatkan power secara bertahap dan mengirimkan kembali RACH preamblenya. Ini sama dengan seperti kita memanggil seseorang namun ia tidak menoleh sehingga kita mengeraskan kembali panggilan kita ke orang tsb.

Langkah kedua :
  • enodeB menjawab UE dengan mengirimkan Random Access Response melalui Downlink share channel (DL-SCH) dialamatkan ke RA-RNTI tadi yang dihitung dari timeslot yang disebutkan di langkah pertama tadi yaitu saat preamble dikirimkan.
  • Apa isi message dari respon enode B tsb? isinya adalah 
  1. Temporary C-RNTI : enode B memberikan identitas baru ke UE yang disebut temporary C-RNTI (cell radio network temporary identity) untuk komunikasi lebih lanjut.
  2. Timing Advance Value : enode B juga menginformasikan UE untuk merubah timing-nya sehingga dapat menyesuaikan delay yang diakibatkan karena jarak antar UE dengan enodeB.
  3. Uplink Grant Resource : enode B akan memberikan initial resource ke UE sehingga UE dapat menggunakan UL-SCH (uplink shared channel)

Langkah ketiga :
  • Dengan menggunakan UL-SCH, UE mengirimkan RRC Connection Request message ke enodeB
  • UE diidentfikasi oleh temporary CRNTI (yang sudah diassigned oleh enode B di langkah sebelumnya)
  • Isi message dari UE ke enode B di step ini adalah : 
--UE identity (TMSI atau random value), TMSI digunakan jika UE sebelumnya terkoneksi ke jaringan yang sama, Dengan menggunakan value dari TMSI ini maka UE dapat diidentifikasikan di core network. Random Value digunakan UE ketika pertama kali terhubung ke jaringan. 
--Connection establishment cause

Langkah keempat :
  • enode B menjawab dengan contention resolution message ke UE dimana pesan UE sudah berhasil diterima dengan baik. Pesan itu diteruskan menuju TMSI value atau random number tetapi kali ini mengandung new C-RNTI yang akan digunakan untuk step berikutnya.


note: Contention Base ini adalah protokol di wireless communication yang membolehkan beberapa user menggunakan kanal radio yang sama tanpa pre coordination seperti konsep "listen before talk".
Kalau Non contention based artinya sama dengan dedicated preamble, sudah ditentukan preamblenya. (diaplikasikan untuk handover dan DL data arrival)
Pada prinsipnya alokasi 64 preamble itu dibagi untuk Dedicated dan Contention based.

2 komentar:

Merod@gs mengatakan...

Teruskan pitol.. josss

Panji RW mengatakan...

Hehe adee tools juga joss

Search Another

Amazone Stores

Blog search