RF Telecom Knowledge Series

Panji Ryan Widhi
0


Kenapa Ada RF Telecom Knowledge Series (Bukan Sekadar Ebook)

Kalau diperhatikan, pekerjaan seorang RF Engineer sebenarnya bukan hanya soal menghitung link budget, melakukan planning site, atau menganalisis KPI.

Yang sering menghabiskan waktu justru hal yang jauh lebih sederhana.

Mencari referensi.

Saya yakin hampir semua engineer pernah mengalami kondisi seperti ini. Sedang troubleshooting PCI.

Lalu tiba-tiba lupa rumus Mod3.

Ingin mengecek NCS untuk RSI planning.

Syntax MapInfo yang dulu pernah dipakai sudah lupa.

Atau sedang mengolah database ribuan cell dan berpikir,

"Sepertinya dulu pernah bikin script Python untuk ini..."

Akhirnya yang terjadi bukan langsung menyelesaikan masalah.

Melainkan membuka Google.

Membuka folder lama.

Membuka chat WhatsApp bertahun-tahun lalu.

Membuka catatan yang tersimpan entah di laptop mana.

Kadang satu jam habis hanya untuk mencari referensi.

Padahal analisisnya sendiri mungkin hanya membutuhkan lima belas menit.

Saya rasa hampir semua engineer pernah mengalami fase seperti itu.


Semakin Lama Bekerja, Semakin Banyak Ilmu yang Tersebar

Dunia telekomunikasi berkembang sangat cepat.

Hari ini mengerjakan LTE.

Besok diminta review 5G.

Lusa diminta membantu GIS.

Minggu depan mendapat tugas PCI planning.

Bulan depan tiba-tiba mengolah database menggunakan Python.

Ilmu yang digunakan semakin banyak.

Referensinya juga semakin tersebar.

Tidak ada satu buku yang membahas semuanya.

Akibatnya, kita sering mengulang proses belajar yang sebenarnya pernah kita lakukan sebelumnya.

Fenomena ini juga banyak dibahas dalam praktik knowledge management di industri telekomunikasi, yaitu ketika dokumentasi dan pengalaman tersebar di banyak tempat sehingga sulit dicari kembali saat dibutuhkan. (Atso Blog)


Pengalaman Lebih Berharga Kalau Terdokumentasi

Saya mulai menyadari satu hal.

Pengalaman yang tidak ditulis, lama-kelamaan akan hilang.

Mungkin kita masih ingat hari ini.

Belum tentu enam bulan lagi.

Apalagi dua tahun lagi.

Karena itulah saya mulai mendokumentasikan workflow yang dapat digunakan saat bekerja.

Bukan sekadar teori.

Bukan hasil copy dari internet.

Tetapi langkah-langkah yang memang pernah dipakai di lapangan.

Mulai dari planning.

Optimisasi.

GIS.

Sampai automation.


Dari Catatan Pribadi Menjadi RF Telecom Knowledge Series

Awalnya semua hanya berupa catatan pribadi.

Semakin lama jumlahnya semakin banyak.

Saya berpikir,

"Kenapa tidak dirapikan saja?"

Akhirnya lahirlah sebuah seri yang saya beri nama:

RF Telecom Knowledge Series

Tujuannya sederhana.

Membuat kumpulan referensi yang bisa dibuka kapan saja ketika dibutuhkan.

Bukan untuk menggantikan pengalaman.

Karena pengalaman tetap tidak bisa digantikan.

Tetapi setidaknya bisa mengurangi waktu mencari referensi.


Seri yang Sudah Tersedia

Saat ini beberapa volume sudah selesai.

Volume 1

Panduan MapInfo untuk Profesional Telekomunikasi

Membahas workflow MapInfo yang sering digunakan dalam pekerjaan RF Planning maupun Optimization.


Volume 2

Mastering QGIS for Telecommunication

Berisi implementasi QGIS dalam pekerjaan telekomunikasi, mulai dari plotting, coverage, hingga pengolahan data spasial.


Volume 3

5G RF Fundamental

Membahas pondasi 5G RF dengan bahasa yang lebih mudah dipahami namun tetap mengacu pada konsep engineering.


Volume 4

Strategi Jitu Optimasi PCI & RSI

Fokus pada area yang sering menjadi sumber penurunan performa jaringan namun kadang terlupakan.

Mulai dari:

  • PCI Collision

  • PCI Confusion

  • Mod3 Conflict

  • RSI Planning

  • NCS

  • Audit Database

  • Bonus Trial Tool


Yang Sedang Saya Kerjakan

Masih ada satu topik yang menurut saya akan semakin penting beberapa tahun ke depan.

Yaitu bagaimana Python digunakan oleh RF Engineer.

Karena kenyataannya, database jaringan semakin besar.

Manual checking semakin sulit.

Automation bukan lagi pilihan.

Tetapi mulai menjadi kebutuhan.

Karena itu saya sedang menyiapkan:

RF Telecom Knowledge Series

Volume 5

Network Optimization with Python

Isinya bukan belajar Python dari nol.

Tetapi bagaimana Python benar-benar dipakai dalam pekerjaan engineer.

Contohnya seperti:

  • Membaca database ribuan cell

  • Audit Neighbor otomatis

  • Deteksi PCI Conflict

  • RSI Planning

  • Parsing logfile

  • KPI Analytics menggunakan Pandas

  • Export report otomatis

  • Visualisasi data network

  • Workflow yang dapat menghemat banyak pekerjaan berulang

Harapannya sederhana.

Engineer bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpikir.

Bukan menghabiskan waktu untuk copy paste.


Belajar Tidak Pernah Selesai

Saya percaya tidak ada engineer yang mengetahui semuanya.

Saya sendiri masih terus belajar.

Masih sering membuka referensi.

Masih sering membaca 3GPP.

Masih sering berdiskusi dengan engineer lain.

RF Telecom Knowledge Series juga akan terus berkembang.

Kalau nanti ada topik baru yang memang bermanfaat untuk pekerjaan sehari-hari, kemungkinan besar akan saya dokumentasikan juga menjadi volume berikutnya.

Karena menurut saya, ilmu yang paling bermanfaat bukan ilmu yang hanya kita simpan sendiri.

Tetapi ilmu yang memudahkan pekerjaan orang lain.

Kalau Anda juga memiliki pengalaman menarik, workflow yang unik, atau topik yang menurut Anda layak dibahas, jangan ragu untuk berbagi. Dunia telekomunikasi berkembang sangat cepat, dan budaya berbagi pengetahuan adalah salah satu cara terbaik agar kita semua bisa terus bertumbuh bersama.

Posting Komentar

0Komentar

Silahkan berkomentar yang baik di sini :) (no junk)

Posting Komentar (0)

Search Another