Banyak orang bilang “capacity LTE itu tergantung bandwidth”.
✔️ Benar, tapi belum cukup.
Capacity LTE adalah hasil dari interaksi banyak parameter di layer fisik, scheduler, sampai kondisi radio.
Artikel ini akan mengajak kamu memahami apa saja yang benar-benar memengaruhi capacity 4G LTE, dan bagaimana semuanya saling terkait.
1️⃣ Apa itu Capacity 4G LTE?
Capacity 4G LTE adalah:
Kemampuan sel LTE untuk membawa data user (payload) per satuan waktu, biasanya diukur dalam Mbps atau Gbps.
Capacity bisa dibagi menjadi:
-
Cell Capacity → kapasitas total satu sel
-
User Throughput → kapasitas yang dirasakan user
2️⃣ Pondasi Utama: Time & Frequency Domain
LTE bekerja di dua dimensi:
-
Frequency domain → lebar bandwidth
-
Time domain → waktu transmisi (slot)
Gabungan keduanya membentuk resource.
3️⃣ Resource Block (RB): Unit Dasar Capacity
🔹 Apa itu Resource Block?
Resource Block (RB) adalah unit alokasi terkecil di LTE scheduler.
1 RB terdiri dari:
-
12 subcarrier
-
180 kHz bandwidth
-
Durasi 1 slot = 0,5 ms
Dalam 1 ms (1 subframe):
-
1 RB = 12 × 2 OFDM symbol (normal CP)
🔹 Jumlah RB tergantung bandwidth
| Bandwidth | Jumlah RB |
|---|---|
| 5 MHz | 25 RB |
| 10 MHz | 50 RB |
| 15 MHz | 75 RB |
| 20 MHz | 100 RB |
👉 Semakin besar bandwidth → semakin banyak RB → capacity meningkat
4️⃣ Resource Element (RE): Unit Terkecil
🔹 Apa itu Resource Element?
Resource Element (RE) adalah:
1 subcarrier × 1 OFDM symbol
1 RB dalam 1 subframe punya:
-
± 168 RE (normal CP)
Tapi ⚠️:
Tidak semua RE bisa dipakai untuk data user
5️⃣ Overhead: Kenapa Tidak Semua RE Jadi Payload?
Sebagian RE dipakai untuk:
-
Reference Signal (CRS / DMRS)
-
Control Channel (PDCCH, PCFICH, PHICH)
-
Synchronization Signal (PSS/SSS)
-
Broadcast Channel (PBCH)
➡️ Ini disebut overhead LTE.
Akibatnya:
Payload RE < Total RE
6️⃣ Payload: Data Nyata yang Ditransmisikan
Payload adalah:
Data user yang benar-benar dikirim setelah dikurangi overhead.
Payload dipengaruhi oleh:
-
Jumlah RB
-
Jumlah RE usable
-
Modulasi & coding
-
MIMO
-
Scheduler efficiency
7️⃣ Modulasi & Coding Scheme (MCS)
🔹 Modulasi
Menentukan berapa bit per symbol:
| Modulasi | Bit / Symbol |
|---|---|
| QPSK | 2 |
| 16QAM | 4 |
| 64QAM | 6 |
| 256QAM | 8 |
➡️ Modulasi lebih tinggi = capacity lebih besar
🔹 Coding Rate
Menentukan berapa persen bit adalah data vs error protection.
Contoh:
-
Coding rate 0,5 → 50% payload
-
Coding rate 0,9 → payload tinggi tapi butuh SINR bagus
8️⃣ SINR: Penentu Nyata Capacity
SINR (Signal to Interference plus Noise Ratio) menentukan:
-
Modulasi apa yang bisa dipakai
-
Coding rate berapa yang aman
| SINR | Modulasi |
|---|---|
| Rendah | QPSK |
| Sedang | 16QAM |
| Tinggi | 64/256QAM |
👉 Coverage bagus ≠ capacity tinggi
Capacity tinggi butuh SINR tinggi dan stabil.
9️⃣ MIMO: Pengganda Capacity
MIMO memungkinkan spatial multiplexing.
| MIMO | Multiplikasi Capacity |
|---|---|
| 1x1 | 1× |
| 2x2 | ~2× |
| 4x4 | ~4× |
Catatan:
-
Efektif hanya jika channel rich scattering
-
Interferensi & correlation berpengaruh
🔟 Scheduler & Load
🔹 Scheduler
Menentukan:
-
RB dibagi ke siapa
-
Fairness vs throughput
-
Prioritas user
🔹 Load
-
Semakin banyak user aktif → RB terbagi → throughput user turun
-
Cell masih “punya capacity”, tapi user experience menurun
11. Interference & Frequency Reuse
-
LTE pakai reuse 1
-
Inter-cell interference sangat berpengaruh
-
Poor planning → SINR turun → MCS turun → capacity drop
12. Rumus Sederhana Capacity LTE (Konseptual)
Capacity ≈
RB × RE usable × Bits/symbol × Coding rate × MIMO layers ÷ Time
⚠️ Ini bukan rumus eksak, tapi cara berpikir yang benar.
13. Kesimpulan Besar (INI YANG PENTING)
Capacity 4G LTE BUKAN cuma bandwidth.
Ia dipengaruhi oleh:
-
Bandwidth → jumlah RB
-
Overhead → usable RE
-
SINR → modulasi & coding
-
MIMO → spatial layer
-
Scheduler & load
-
Interference
Capacity adalah hasil orkestrasi radio, bukan satu parameter tunggal.
Silahkan berkomentar yang baik di sini :) (no junk)