Jadwal Sholat

jadwal-sholat

Diskon Domain

Hosting Unlimited Indonesia

Search

Selasa, 20 Februari 2018

Basic Optimization

Jika berbicara tentang optim, seringkali kita yang baru masuk ke dunia ini bertanya ngapain aja sih kerjaan ngoptim itu? susah gak sih?
Berpatokan pada 5W dan 1H : what, where, who, why, when and how untuk menggambarkan proses optim pada jaringan telekomunikasi. Ini saya sedang asal saja menyebutkan jadi tidak tau urutan yang benarnya bagaimana ya haha..

What = apa yang harus dioptim
Where = di bagian jaringan mana yang harus dioptim
Who = siapa saja orang-orang yang harus kita infokan atau eskalasi dalam mengoptim
Why = mengapa harus optim bagian / parameter itu
When = kapan sih harus melakukan action optim
How = bagaimana cara mengoptim

kita mulai saja dari poin apa yang harus dioptim >> tentunya yang harus dioptim adalah jaringan radio telekomunikasi mulai dari radio frequency antara user dengan enodeB hingga sampai ke core partnya yakni MME via interface S1-MME dan serving gateway hingga application layer (internet).

dimana kita mengoptimnya >> di kantor bisa, di rumah juga bisa, di mana-mana juga bisa selama membawa laptop dan ada koneksi internet yg mumpuni. Eh namun bukan itu maksudnya hehe, melainkan lebih ke bagian hubungan enode b dengan UE (user equipment alias handset yg kita pakai). Pada bagian ini lebih sering kita mengutak atik parameter enode-b yang tentu berdampak pada kondisi radio yang mempengaruhi quality handset pengguna..atau bearernya kita kenal yang disebut radio bearer. Semakin expert biasanya gak hanya sampai di situ saja, tetapi kudu end to end optimization, dari A sampai Z, dari radio ke transmission hingga core (semoga bisa ke bagian ini aamiiiin).

siapa orang yang berkaitan dengan proses optimasi ini >>installation engineer, planning engineer, optim engineer, transmission engineer, hingga core engineer semua bisa berkaitan dengan itu semua. Bergantung dari masalahnya apa dan solusinya apa lalu tanggung jawab siapa yang harus action untuk menyelesaikan masalah tersebut.

kenapa optim parameter itu >> semua ada flow chartnya, ada alurnya sehingga memutuskan untuk merubah baik itu antena physical changes, parameter changes, ataupun hanya sekedar mereset site.

kapan melakukan action optim >> setiap hari harus memonitor jaringan baik dari sisi KPI OSSnya, hingga data drive testnya jika ada. dan sekarang lebih update lagi yaitu KQI indikator yang lebih berefek ke user experience jika ada datanya. Bila menemukan ada kejanggalan atau degradation KPI maka harus secepatnya dilakukan action atau escalation.

bagaimana cara mengoptim >> nah pada bagian ini kita tidak berhenti dari yang namanya belajar, karena strateginya buanyak banget, masing-masing vendor berbeda fitur, nama dan fungsi parameter enode-b. namun yang terpenting harus proper terlebih dahulu adalah planning antenna physical configuration..tilt dan azimuth yang benar sangatlah penting dalam implementasi jaringan khususnya LTE..baru kemudian ke planning parameter radio. Setelah kondisi radio sudah baik, namun ada masalah pada transmisi, maka diperlukan pengetahuan tentang transmisi, kapasitas bandwidth transmisi, packet loss rate, dan IP config.


Tidak ada komentar:

Search Another

Blog search