Lanjutan dari yg part 1....
Kemudian MSC memeriksa keabsahan atau auhentication dr pelanggan. Dalam penjelasan ini , pelanggan sudah sah jadi kita akan menskipnya. Setelah itu MSC menginisiasikan chipering dari data yg telah dikirim ke kanal/channel. Channel dichip agar sebisa mungkin dilindungi dari penyadapan. Chipering di radio link dapat dilakukan dlm 3 tahap.
Langkah pertama, BSS mulai mengambil data yg tlah dichip dari mobile tapi ttap melanjutkan pengiriman data secara clear. Selama mobile tidak dinformasikan ttg chipering, semua data yg diterima dari mobile akan eror. BSS mengirimkan CHIPERING MODE COMMAND ke mobile. Mobile akan dapat menerima pesan ini sebagai transmisi dari BSS ttap dlam keadaan clear atw bersih.
Langkah kedua, Mobile menerima pesan dan membolehkan chipering dalam arah transmit dan receive. Ini akan menghasilkan semua data yg diterima BSS eror.(BSS tetap transmit data dalam keadaan clear). Chipering telah dimungkinkan jadi pesan ini dikirimkan secara chipering. BSS akan menerima pesan ini sebagaimana yg diharapkan akan diterima.
Ketiga dan langkah terakhir berada di dalam chipering handshake. BSS mengijinkan chipering dalam arah pemancar. Dr point ini chipering diijinkan pada kedua arah (pmancar dan penerima).
BSS membalas ke MSC,mengndikasikan bahwa chipering telah sukses (enabled) .
----------RR Connection Establishment Completed----------------
di point ini koneksi telah disetup antara mobile dengan MSC. Dan selanjutnya BSS akan berfungsi sebagai konduit untuk menstransport pesan signalling antara mobile dgn MSC.
Monday, June 16, 2008
Sunday, June 15, 2008
Call Setup Process Part1
Sesuai dengan permintaan comment sebelumnya kali ini kita bahas ttg proses call setup atau proses ketika MS menghubungi MS lain (jalur ketika kita menelpon seseorang sampai dapat terkoneksi sehingga kita bisa melakukan sebuah percakapan). Baiklah kita mulai,..
Pertama" ketika kita melakukan panggilan dengan menekan sebuah tombol angka"di hp, maka terjadilah yang namanya RR (radio resource) connection establishment, yaitu informasi yang akan kita kirim berupa nomor" itu dikirimkan ke MSC, nah agar dapat dikirim ke MSC maka dibutuhkan RR connection ke MSC. RR connection establishment ini ditrigger/dipacu dengan mengirimkan channel request message (memakai RACH). Pesan ini lalu request ke BSS agar menyediakan alokasi utk RR utk RR connection setup. Handset/HP kita lalu menunggu assignments di AGCH (Access Grand Channel) dan mendengarkan AGCH utk membalas. BSS mengalokasikan TCH ke handset. Alokasi TCH memberikan frekuensi dan sebuah time slot disana. Setelah handset/mobile menerima pesan ini, mobile hanya menggunakan resource yg spesifik utk berkomunikasi dengan mobile network.
BSS mentransmisikan radio resource assignment ke mobile via AGCH, pesan tsb mengandung time dan frequency corrections. Time correction memungkinkan mobile mentransmisikan tepat pada waktunya agar dapat mencapai BSS tepat hanya pada slot yg sdh disediakan. Pengaturan timing dan frekuensi berdasar advice dari BSS merupakan langkah yg diperlukan agar transmisi dari mobile dapat sampai ke base station pada waktu yg tepat dan frekuensi yg benar. Mobile melakukan tunes (mengatur/menset) kembali dari AGCH dan tunes ke radio channel yg dituju. Ini adalah pesan pertama yg dikirim setelah tuning ke channel. Mobile menginisiasikan LAPm connection dengan BSC dengan mngirimkan pesan sebuah Set Asynchronous Balanced Mode (SABM). BSS membalasnya dgn Unnumberred Acknowledge (UA) utk melengkapi LAPm setup handshake (tmn"prnah dger three way handshake ngga?smacam itulah n klo ngga ya hrs paham itu dulu). BSS menerima CM service request message dari mobile dan forms sbuah layer message ke-3(network donk yah). BSS kemudian 'piggy back' ke SCCP connection request message.
bersambung dlu ya.........
Pertama" ketika kita melakukan panggilan dengan menekan sebuah tombol angka"di hp, maka terjadilah yang namanya RR (radio resource) connection establishment, yaitu informasi yang akan kita kirim berupa nomor" itu dikirimkan ke MSC, nah agar dapat dikirim ke MSC maka dibutuhkan RR connection ke MSC. RR connection establishment ini ditrigger/dipacu dengan mengirimkan channel request message (memakai RACH). Pesan ini lalu request ke BSS agar menyediakan alokasi utk RR utk RR connection setup. Handset/HP kita lalu menunggu assignments di AGCH (Access Grand Channel) dan mendengarkan AGCH utk membalas. BSS mengalokasikan TCH ke handset. Alokasi TCH memberikan frekuensi dan sebuah time slot disana. Setelah handset/mobile menerima pesan ini, mobile hanya menggunakan resource yg spesifik utk berkomunikasi dengan mobile network.
BSS mentransmisikan radio resource assignment ke mobile via AGCH, pesan tsb mengandung time dan frequency corrections. Time correction memungkinkan mobile mentransmisikan tepat pada waktunya agar dapat mencapai BSS tepat hanya pada slot yg sdh disediakan. Pengaturan timing dan frekuensi berdasar advice dari BSS merupakan langkah yg diperlukan agar transmisi dari mobile dapat sampai ke base station pada waktu yg tepat dan frekuensi yg benar. Mobile melakukan tunes (mengatur/menset) kembali dari AGCH dan tunes ke radio channel yg dituju. Ini adalah pesan pertama yg dikirim setelah tuning ke channel. Mobile menginisiasikan LAPm connection dengan BSC dengan mngirimkan pesan sebuah Set Asynchronous Balanced Mode (SABM). BSS membalasnya dgn Unnumberred Acknowledge (UA) utk melengkapi LAPm setup handshake (tmn"prnah dger three way handshake ngga?smacam itulah n klo ngga ya hrs paham itu dulu). BSS menerima CM service request message dari mobile dan forms sbuah layer message ke-3(network donk yah). BSS kemudian 'piggy back' ke SCCP connection request message.
bersambung dlu ya.........
Label:
Call Setup
Thursday, June 5, 2008
bcch freq planning
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan frekuensi BCCH GSM :
1. Adjacent dan co channel interference baik antar site itu sendiri maupun sekitar site;
2. Prediksi coverage tiap sektor;
3. Parameter yang diset seperti PA output, tilt,azimuth,cable feeder type and length, height of antenna;
4. Neighbour dalam proses Handover;
5. Height profile.
Perhatikan alokasi frekuensi yang ada, dataran sekitar site apakah tinggi rendah, interferens dengan frek KAI atau tidak (biasanya utk DCS), kemudian penentuan neigbour apakah saat handover frekuensi yang ada sama atau berdekatan. Usahakan jika masih bisa tdk terjadi adjacent tetapi jika tidak bisa mk dicari kemungkinan yang terbaik atau juga bisa dilakukan retune frekuensi sekitar site. Kemudian hasil perencanaan kita bisa kita lihat dengan planning tool seperti Asset atau Netact.
*Glossary :
1. BCCH = Broadcast Control Channel = frekuensi yang dipancarkan secara terus menerus/kontinue dengan daya maksimum dan juga berfungsi sebagai main signalling.Oleh krn itu BCCH tidak dan tdk boleh dihop.
2. Adjacent = berdekatan dlm arti frekuensinya misal frek 18 berarti yg adjacent adlh 17 dan 19
3. Co channel = sama dlm arti jg freknya (co channel interference)
4. Coverage = cakupan sinyal dari site
5. PA = Power Amplifier atw juga bisa berupa power dari modul transceiver
6. retune = tune/atur ulang freknya
1. Adjacent dan co channel interference baik antar site itu sendiri maupun sekitar site;
2. Prediksi coverage tiap sektor;
3. Parameter yang diset seperti PA output, tilt,azimuth,cable feeder type and length, height of antenna;
4. Neighbour dalam proses Handover;
5. Height profile.
Perhatikan alokasi frekuensi yang ada, dataran sekitar site apakah tinggi rendah, interferens dengan frek KAI atau tidak (biasanya utk DCS), kemudian penentuan neigbour apakah saat handover frekuensi yang ada sama atau berdekatan. Usahakan jika masih bisa tdk terjadi adjacent tetapi jika tidak bisa mk dicari kemungkinan yang terbaik atau juga bisa dilakukan retune frekuensi sekitar site. Kemudian hasil perencanaan kita bisa kita lihat dengan planning tool seperti Asset atau Netact.
*Glossary :
1. BCCH = Broadcast Control Channel = frekuensi yang dipancarkan secara terus menerus/kontinue dengan daya maksimum dan juga berfungsi sebagai main signalling.Oleh krn itu BCCH tidak dan tdk boleh dihop.
2. Adjacent = berdekatan dlm arti frekuensinya misal frek 18 berarti yg adjacent adlh 17 dan 19
3. Co channel = sama dlm arti jg freknya (co channel interference)
4. Coverage = cakupan sinyal dari site
5. PA = Power Amplifier atw juga bisa berupa power dari modul transceiver
6. retune = tune/atur ulang freknya
Label:
Frekuensi Planning
Subscribe to:
Posts (Atom)












































